Rembang – Kota Madani

Rembang Kota Madani
Rembang Kota Madani

Rembang Kota Madani – Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah dipersiapkan menjadi kota Madani, yang mampu mensejahterakan warganya.

Ketua DPRD Rembang, Majid Kamil dalam kesempatan wawancara mengaku tengah berupaya menjadikan rembang menjadi kota yang maju. Hal itu didorong dengan sejumlah kebijakan penataan kota yang kini sedang dibahas di DPRD maupun Pemerintah.

Putra ulama sepuh KH Maimoen Zubair ini, juga mengaku banyaknya investasi di rembang ini merupakan pencapaian pemerintah dalam memajukan kota Rembang.

Dia berharap upaya pemerintah dalam membangun kota rembang harus didukung oleh masyarakat. Sebab, kata dia, pembangunan tak akan berjalan jika masyarakat belum menerima adanya kemajuan di daerah.

Bambang, salah tokoh masyarakat Rembang saat ditemui baru baru ini mengatakan, secara Ekonomi Kabupaten Rembang ditopang oleh laut dan pertanian. Dikatakan dia, ekonomi rembang memang dikenal di wilayah laut, namun akhirnya menjelma dengan kedatangan investor yang menggarap Hutan Rembang.

Selain penghasil garam dan perikanan, Kabupaten Rembang juga merupakan penghasil tembakau, setidaknya pada 2015 silam adanya peningkatan produksi tembakau yang semula 340 milyar batang menjadi 360 milyar batang.

Sekedar diketahui, Kabupaten Rembang yang merupakan tempat besarnya RA Kartini itu, terdiri atas 14 kecamatan, yang dibagi lagi atas 287 desa dan 7 kelurahan serta memiliki luas wilayah meliputi 101.408 ha. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Rembang.

Dilansir dari sejumlah sumber, Rembang dapat diambil dari sebuah manuskrip oleh Mbah Guru. Kira-kira tahun Saka 1336 ada orang Campa Banjarmlati berjumlah delapan keluarga yang pandai membuat gula tebu ketika ada di negaranya. Orang-orang tadi pindah untuk membuat gula merah yang tidak dapat di patahkan itu.